wartaline.com

Menyajikan Berita Lain, Baru Dan Terkini

Advertising

test

Breaking

Post Top Advertise

Your Ad Spot

Sunday, September 13, 2020

Do'a Perlindungan Untuk Anak



*ONE  DAY  ONE  DOA*




بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه

*DOA PERLINDUNGAN UNTUK ANAK*

أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

*U'IIDZUKUMA  BIKALIMAATILLAAHIT-TAMMATI MIN KULLI SYAITHOONIN WA HAMMATIN WA MIN KULLI 'AINIL LAMMAH*

Artinya: Aku melindungi kalian dengan kalimat Allah yang sempurna (Alquran atau Asma dan sifat Allah) dari setiap setan dan binatang berbisa serta 'Ain yang dengki."

*Doa tersebut berasal dari hadis berikut*

أنَّ رسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ كان يُعَوِّذُ الحسنَ، والحُسيْنَ: أُعيذُكما بكلماتِ اللهِ التَّامَّةِ من كلِّ شَيطانٍ، وهامَّةٍ، ومن كلِّ
عيْنٍ لامَّةٍ، هكذا كان إبراهيمُ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ يُعَوِّذُ ابْنَيْهِ إسماعيلَ، وإسحاقَ صلواتُ اللهِ عليهما.

الراوي : عبدالله بن عباس | المحدث : شعيب الأرناؤوط | المصدر : تخريج مشكل الآثار
الصفحة أو الرقم: 2885 | خلاصة حكم المحدث : صحيح

Rasulullah Saw membaca doa perlindungan untuk Hasaan dan Husain dengan doa
Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Al Minhal bin Amru dari Sa’id bin Jubair dari Abdulah Ibnu Abbas ia berkata, "Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa minta perlindungan untuk Hasan dan Husain, beliau membaca:

أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

Aku memohon perlindungan kepada Allah untuk kalian berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari setiap kejahatan setan dan binatang bisa yang mematikan, dan dari setiap mata yang hasud
Kemudian beliau bersabda: "Dahulu bapak kalian (Ibrahim) juga pernah minta perlindungan dengan keduanya untuk anaknya; Isma’il dan Ishaq."

(HR. Abu Dawud no. 4112, at Tirmidzi no. 1986, al Bukhory no. 3120, dengan redaksi yg agak berbeda).

Jika mendoakan satu orang anak laki maka redaksinya

jika anak yang kita doakan adalah laki-laki bacalah dengan kalimat berikut :

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

*U'IIDZUKA BIKALIMAATILLAAHIT-TAMMATI MIN KULLI SYAITHOONIN WA HAMMATIN WA MIN KULLI 'AINIL LAMMAH*

Sedangkan jika anak yang kita doakan itu adalah perempuan maka bacaannya sebagai berikut :

أُعِيْذُكِ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

*U'IIDZUKI BIKALIMAATILLAAHIT-TAMMATI MIN KULLI SYAITHOONIN WA HAMMATIN WA MIN KULLI 'AINIL LAMMAH*

Adapun makna/artinya adalah :
‘Aku lindungkan kamu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua setan, binatang beracun mematikan dan dari segala padangan mata yang membawa kejelekan/keburukan/bahaya.

Orang tua tidak akan bisa mendatangkan manfa’at kepada anaknya ataupun menolak mudhorot dari anak yg dijaganya tanpa pertolongan Allah SWT,  oleh karena itu  mohonlah perlindungan kepada Allah SWT dalam segala keadaan, ajarkan tawakal yang utuh kepada Allah SWT, bila ikhtiar dan tawakal sudah dijalani maka tidak perlu terlalu khawatir  tentang anak keluarga kita, Allah SWT lah yang akan menjaganya dengan penjagaan yang melebihi sayangnya seorang ibu terhadap anak-anaknya.
Doa lain yang  dianjurkan untuk sering mendoakan perlindungan untuk sang anak di waktu pagi dan sore, atau di waktu waktu mustajabah dengan doa perlindungan, yaitu membaca al-mu’awwidzaat   (surat Al-Falaq, An-Naas, dan Al-Ikhlas), meludah di kedua tangan, kemudian diusapkan kepada sang anak, hal ini dilakukan sebanyak tiga kali.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan,

 أنَّ رَسولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ كانَ إذَا اشْتَكَى نَفَثَ علَى نَفْسِهِ بالمُعَوِّذَاتِ، ومَسَحَ عنْه بيَدِهِ، فَلَمَّا اشْتَكَى وجَعَهُ الذي تُوُفِّيَ فِيهِ، طَفِقْتُ أنْفِثُ علَى نَفْسِهِ بالمُعَوِّذَاتِ الَّتي كانَ يَنْفِثُ، وأَمْسَحُ بيَدِ النبيِّ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ عنْه.

الراوي : عائشة أم المؤمنين | المحدث : البخاري | المصدر : صحيح البخاري
الصفحة أو الرقم: 4439 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح]

“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika beliau sakit, beliau meludah sedikit untuk dirinya sendiri dengan membaca tiga surat al-mu’awwidzaat (Al-Falaq, An-Naas, dan Al-Ikhlas), beliau usapkan untuk seluruh badannya dengan tangannya.”

 (HR. Bukhari no. 4439 dan Muslim no. 2192)

Hal ini juga bisa dilakukan menjelang sang anak tidur. Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau menceritakan,

 أنَّ رَسولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ كانَ إذا أخَذَ مَضْجَعَهُ نَفَثَ في يَدَيْهِ، وقَرَأَ بالمُعَوِّذاتِ، ومَسَحَ بهِما جَسَدَهُ.
الراوي : عائشة أم المؤمنين | المحدث : البخاري | المصدر : صحيح البخاري
الصفحة أو الرقم: 6319 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح]

Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika beliau mengambil posisi di tempat tidur, beliau tiup di kedua tangannya, kemudian beliau membaca al-mu’wwidzaat kemudian beliau usap seluruh badannya
Selain doa dan dzikir tersebut kita juga mengamalkan hadits ini agar anak-anak kita terhindar dari gangguan setan. Dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 إذا كانَ جُنْحُ اللَّيْلِ، أوْ أمْسَيْتُمْ، فَكُفُّوا صِبْيانَكُمْ، فإنَّ الشَّياطِينَ تَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ، فإذا ذَهَبَ ساعَةٌ مِنَ اللَّيْلِ فَحُلُّوهُمْ، فأغْلِقُوا الأبْوابَ واذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، فإنَّ الشَّيْطانَ لا يَفْتَحُ بابًا مُغْلَقًا، وأَوْكُوا قِرَبَكُمْ واذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، وخَمِّرُوا آنِيَتَكُمْ واذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، ولو أنْ تَعْرُضُوا عليها شيئًا، وأَطْفِئُوا مَصابِيحَكُمْ.
الراوي : جابر بن عبدالله | المحدث : البخاري | المصدر : صحيح البخاري
الصفحة أو الرقم: 5623 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح
التخريج : أخرجه البخاري (5623)، ومسلم  2012

“Jika awal malam telah tiba (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kecil kalian (di dalam rumah), karena ketika itu setan sedang berkeliaran. Jika telah berlalu sesaat di waktu malam (misalnya setelah isya’, pen.), lepaskanlah mereka (jika mereka mau bermain di luar rumah, maka dipersilakan, pen.).
(Di awal malam), tutuplah pintu-pintu rumah sambil menyebut nama Allah Ta’ala, karena setan tidak dapat membuka pintu yang digembok (dengan membaca bismillah, pen.); tutuplah tandon-tandor (ember) air kalian dan sebutlah nama Allah Ta’ala (ketika menutupnya, pen.); tutuplah wadah-wadah kalian (piring atau gelas) dan sebutlah nama Allah Ta’ala (ketika menutupnya, pen.), meskipun kalian tutup dengan tutup seadanya (yang tidak bisa menutup dengan sempurna, semacam lidi, sedotan, atau yang lainnya, pen.); dan matikanlah lampu-lampu kalian (yang memiliki potensi berbahaya kebakaran jika ditinggal tidur semacam lilin, obor, atau sejenisnya, pen.).”
HR. Bukhari no. 5623 dan Muslim no. 2012

No comments:

Post a Comment

Promotion

Your Ad Spot

Pages